30 Apr 2013

ACL masuk PES? Bagaimana klub Indonesia?

 photo BIbyJwLCIAAGdYrjpglarge_resize_zps6ed1c358.jpg

Tgl 22 April yg lalu, Konami mengumumkan kerjasama mereka dengan Asian Football Confederation (AFC) dengan mengakuisisi lisensi AFC Champions League (ACL) untuk seri PES yg akan datang. Kita sebagai warga Asia tentu merasa senang dan bangga dengan diumumkannya kerjasama tsb, krn dengan demikian di PES 2014 nanti kita bisa memainkan mode baru dengan memainkan salah satu dari 32 klub terbaik Asia yang berkiprah di ajang ACL! 

Saya sendiri sangat bersemangat, krn yang apa terlintas saat itu adalah “WOW! ada klub ISL dong di ACL PES!” Harapan dan antusias tsb nyatanya harus terbentur dengan kondisi nyata yang terjadi dgn kondisi sepakbola Indonesia saat ini. Seperti yang kita tahu bersama, PSSI sudah kembali menjadi satu; setelah konflik dualisme yang menyita begitua banyak energi dan emosi, untuk hasil yang hanya dinikmati sebagian orang saja. Meski demikian, sejak musim ACL yang sekarang Indonesia tidak memiliki jatah tiket untuk berpartisipasi di ACL! Jadi antusiasme yang mengharapkan bakal ada klub Indonesia secara resmi muncul di game kesayangan kita PES, sepertinya harus SIRNA!!! 

Kenapa bisa demikian? Bukankah dulu Persipura pernah tampil di AFC CL?! 

 photo afc-champions-league_resize_zpsc3854313.jpg

 photo 625610_600556416637904_725681360_n_resize_zpseec15109.jpg

Kisahnya berawal pada tahun 2012 dimana Ad-hoc AFC memutuskan untuk mengubah kriteria dalam penetapan peserta ACL, dimana Ad-Hoc memutuskan untuk menggunakan sistem penilaian penuh yang didasarkan hasil verifikasi. Jika sebelumnya utk penilaian liga profesional AFC menerapkan batas poin maksimum 800 dan minimum 450 poin untuk bisa mendapatkan jatah slot langsung, di aturan yang baru AFC memutuskan batas maksimum 1000 poin dan minimum 600 poin untuk bisa berpartisipasi di aja ACL. 

Dengan sistem penilaian baru tsb, AFC hanya hanya akan memberikan jatah untuk 16 negara dgn peringkat verifikasi terbaik. Ditambah lagi untuk klub yang ingin tampil di ACL harus mengantongi lisensi klub profesional dari federasi negara bersangkutan. Untuk aturan ACL kalian bisa mengakses langsung ke situs resmi AFC dan men-download dokumen resmi ttg aturan dan pembagian jatah slot ACL, di dalamnya kalian bisa melihat bagaimana hasil verifikasi menentukan jatah tiket ACL pada setiap negara baik yang memperoleh jatah tiket langsung maupun jatah play-off. 

Pada tahun sebelumnya, Indonesia menempati peringkat terendah dengan poin 288,7 yang jauh di bawah Thailand yang menempati urutan 10 dengan poin verifikasi 520,6. Bagi klub sendiri Exco AFC baru mengizinkan peserta ACL apabila sebuah klub berhasil mengumpulkan 600 poin dari proses verifikasi. Dimana berdasarkan penilaian AFC musim lalu, terdapat 5 aspek yang diverifikasi di antaranya adalah: aspek legal (berbadan hukum), infrastruktur, sumber daya manusia, sarana pendukung (perangkat pertandingan dan termasuk kontrak pemain), serta mempunyai sistem pendanaan yang baik. Melihat aspek-aspek tersebut ada beberapa klub besar yang sekarang berkiprah di ISL memiliki kapasitas tersebut, tapi apakah mereka mampu lolos verifikasi? kita harus menunggu hasilnya musim depan. 

Lalu, kenapa musim2 yang lalu Persipura bisa tampil di ACL? CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo, Widjajanto menyatakan “Indonesia selama ini mendapatkan jatah tiket ACL karena mendapat perlakuan khusus AFC karena besarnya animo masyarakat terhadap sepakbola; dan hal ini dianggap sebagai kelebihan dan keistimewaan Indonesia.” 

 photo 139052867_resize_zps5b82f277.jpg

Cerita di atas menyadarkan kita bahwa sangat tipis kemungkinannya bagi klub Indonesia untuk bisa kembali tampil di ACL dan dengan demikian tipis pula kemungkinan para pecinta game-bola PES melihat klub Indonesia muncul pada seri PES secara resmi! 

Kenyataan yang sangat menyedihkan memang, tapi apa yang dilakukan Konami dengan mengakuisi lisensi ACL menunjukkan bahwa Asia memiliki peran penting dalam sepakbola dunia, karena dengan hadirnya ACL di seri PES yad, dunia akan melihat dan mengenal bagaimana kelas dan kualitas klub Asia dalam sebuah game yg mungkin selama ini hanya didominasi oleh benua Eropa.

 photo asohrabi20120308025852207_resize_zps4724381b.jpg

Untuk Indonesia dengan keterbatasannya sekarang, diharapkan dapat segera bangkit dan menjadi kebanggaan bagi seluruh pecinta bola Indonesia baik di dunia nyata maupun sekedar di dalam game. Thank u KONAMI yg sudah mendukung sepakbola Asia! ^^d

Tidak ada komentar: